Tuesday, 18 March 2014

Menghitung Luas Area di Google Earth Menggunakan Earth Point

Saat ini data yang ditampilkan oleh Google Earth, disebagian wilayah mempunyai data dengan resolusi tinggi. Tentunya tampilan data ini sangat bermanfaat sekali untuk melakukan preview dan quick analysis. Sebagai contoh kita akan mencermati perkembangan tutupan lahan dalam suatu wilayah hutan lindung ataupun wilayah taman nasional. Data hires (high resolution) yang dipakai oleh Google Earth adalah data Ikonos, World View, QuickBird dan Geo Eye dengan resolusi dari 1 meter hingga 0.5 meter.

Dengan resolusi sebesar itu dengan mudah kita bisa mencermati penampakan encroachment, logging area, logging road, longsor, jalan setapak dan sebagainya. Selain informasi lokasi dalam bentuk koordinat, kita juga mengetahui luasan area yang kita identifikasi secara cepat. Berikut caranya :

1. Buka Google Earth. Tampilkan batas kawasan lindungnya. Sebagai contoh saya menampilkan batas Taman Nasional Lorentz yang ada di Papua. Dengan demikian kita bisa tahu wilayah yang dicurigai tersebut ada di dalam atau diluar.


2. Zoom in wilayah yang mempunyai image dengan resolusi tinggi. Mulailah mengidentifikasi. Sebagai contoh saya menemukan tanah terbuka yang ada disebuah tebing.

Thursday, 6 March 2014

Konversi data KML Menjadi Shapefile (KML to SHP) Menggunakan DNR Garmin

Ada kalanya kita mendapatkan data spasial yang mempunyai format KML, yaitu format data yang bisa dibuka menggunakan Google Earth. Untuk menampilkan data KML ke dalam ArcMap harus dikonversi dahulu menjadi data SHP. Ada beberapa cara untuk melakukan konversi KML to SHP. Sepanjang yang saya tahu diantaranya adalah :

1. Bisa langsung dilakukan di ArcGIS 10.x (kapan-kapan saya tuliskan caranya)
2. Menggunakan ekstensi KML_to_SHP untuk ArcGIS 9.2.x
3. Menggunakan software online kml2shp

Kemaren saya mencoba menggunakan cara ke 2 dan 3, namun GAGAL!  Alhasil saya iseng memanfaatkan keberadaan software DNR Garmin. Ternyata BERHASIL! Dan langkahnya juga lebih simpel. Caranya :

1. Download data KML yang tersedia. Sebagai contoh saya mendownload data Tutupan Lahan wilayah Jawa Timur yang ada di WebGIS Kehutanan
2. Buka data KML di Google Earth. Klik kanan, Save Place As.


Tuesday, 4 March 2014

Download Data Tutupan Lahan Seluruh Indonesia dari WebGIS Kehutanan

Ketersediaan data di WebGIS Kehutanan ini sudah pernah saya bahas dua kali yaitu di :

1. Misteriusnya Data Tutupan Lahan dari Dirjen Planologi Kehutanan
2. Misteriusnya Data Tutupan Lahan dari Dirjen Planologi Kehutanan (Bagian 2) 

Walaupun masih menyisakan tanda tanya besar, namun ketersediaan data dalam WebGIS tersebut memberikan harapan dan angin segar bagi para pemburu data gratis untuk tujuan yang beraneka rupa.  Untuk mendapatkan datanya pun sangatlah mudah, yaitu :

1. Buka WebGIS Kehutanan pada link : http://appgis.dephut.go.id/appgis/


Friday, 14 February 2014

Bagi Yang Butuh Beli Citra Satelit

Pembaca Tukang Peta yang berbahagia, sekedar ingin sharing. Untuk mendukung pekerjaan di bidang perpetaan, kadang kita membutuhkan data berupa citra satelit (baik resolusi menengah/tinggi) dengan akuisisi waktu sesuai kebutuhan. 

Beberapa tahun terakhir ini setiap saya membutuhkan data citra, saya selalu membelinya di LatifaArdh. Selain ramah, mbak Ana (sang pemilik LatifaArdh) juga selalu memfasilitasi apa maunya kita. Mencari data citra itu susah-susah gampang. Belum milih tanggalnya, belum keawanannya, apalagi masalah harga. Kadang setelah berbusa-busa minta info citra ini-itu pun saya gagal membeli. Tapi mbak Ana gak pernah marah. 

Perbedaan membeli data di LatifaArdh dengan ditempat lain adalah selain kita diberikan data aslinya, kita juga diberikan data yang sudah semi-olah. Seperti sudah diolah menjadi citra hijau semu, merah semu bahkan warna natural. Jadi kalau pengen buru-buru lihat hasil preview-nya tak perlu susah-susah melakukan komposit band. Bahkan juga beberapa data sudah dilakukan pan-sharpening. Data semi-olah itu bisa langsung kita pakai untuk layout ataupun visual interpretation.

Soal harga, data yang dijual oleh LatifaArdh cukup bersaing ketat dengan yang lainnya. Jadi bagi yang butuh membeli data citra, LatifaArdh bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik.

Untuk info lebih lanjut, silahkan kunjungi di :
http://latifaardh.blogspot.com/

Tuesday, 4 February 2014

Landsat 7 Sudah Tidak Bisa Didownload Lagi

Lumayan kaget pagi ini, lihat status teman (makasih ya Elida) yang kasih info kalo Landsat 7 sudah tidak bisa didownload lagi per tanggal 4-5 Februari 2014 ini. Penasaran, saya pun coba buka-buka website USGS. Dan ternyata benar Landsat 7 sudah tidak tersedia lagi (sedih banget). Mungkin hal ini dilakukan USGS untuk lebih memaksimalkan support data untuk Landsat 8.


Nah, akan tetapi si Landsat 8 ini juga sedang di maintain. Daaaaaaan....sedang tidak bisa didownload untuk 50 hari kedepan. Dowewewewew......

Jadi bagi yang butuh donlot-donlot harap bersabar untuk 50 hari kedepan

SALAM DONLOT!!!

Tuesday, 28 January 2014

Cropping File DEM/Image Menggunakan Batas Wilayah

Melanjutkan pembahasan soal mendonwload data DEM ataupun Citra Satelit, sebelum digunakan ada kalanya data tersebut perlu dipotong sesuai kebutuhan agar file yang ada tidak terlalu besar. Proses pemotongan/cropping bisa mudah dilakukan menggunakan tool CLIP di Raster Processing-nya ArcMap. Yang dibutuhkan disini adalah file poligon wilayah yang diperlukan. Sebagai contoh, saya akan memotong DEM hasil gabungan untuk wilayah Bali. Disini saya menggunakan poligon pulau Bali. Sebelum melakukan crop, pastikan data DEM/Image mempunyai proyeksi coordinat yang sama dengan data poligon.

Berikut caranya:
1. Tampilkan dilayar data DEM hasil gabungan dengan data poligon pulau Bali



2. Buka Data Management Tools - Raster - Raster Processing - Clip

Wednesday, 22 January 2014

Menggabungkan Data DEM Menggunakan Mosaic Tool di ArcMap

Data DEM hasil download dari ASTER GDEM untuk satu lokasi bisa terdiri dari beberapa file. Misalnya untuk pulau Bali terdiri dari 4 file. Sebelum digunakan atau diolah lebih lanjut, 4 file tersebut bisa digabungkan terlebih dahulu. Salah satu cara yang bisa dipakai adalah menggunakan Tool "Mosaic To New Raster" yang ada pada ArcToolBoox di ArcMap.

Berikut caranya :
1. Buka ArcToolBox di ArcMap. Pilih Data Management Tools - Raster - Raster Dataset - Mosaic To New Raster


2. Pada Input Raster, masukkan keempat data DEM yang mempunyai akhiran : dem.tif.

Download Data DEM dari ASTER GDEM

Selain dari SRTM, data elevasi/ketinggian juga bisa didapat dari ASTER GDEM. Kelebihan data elevasi dari ASTER GDEM dari SRTM adalah resolusi horizontal-nya. Resolusi ASTER GDEM bisa mencapai antara 30 - 45 meter. Sementara SRTM hanya berkisar 90 meter.

Pembahasan detil tentang kelebihan/kekurangan antara SRTM dan ASTER GDEM akan dibahas di masa yang akan datang. Cara mendownload data DEM dari ASTER GDEM ini sangatlah mudah dan simple.

1. Buka website http://gdem.ersdac.jspacesystems.or.jp/
2. Bagi yang belum punya akun, silahkan melakukan register terlebih dahulu. Klik "Search"


3. Pilih lokasi yang diinginkan menggunakan tool "zoom in - zoom out". Kalau sudah ketemu klik "Start"

Monday, 20 January 2014

Download Peta Topografi (Cetak) Seluruh Indonesia Skala 1 : 250.000 dari BNPB

Selain Badan Informasi Geospasial (BIG), penyedia peta versi cetak (JPEG) juga ada di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kalau di BIG peta cetak tersebut tersedia per-provinsi, di BNPB tersedia dalam skala 1 : 250.000 untuk seluruh wilayah Indonesia.

Caranya adalah :
1. Buka website BNPB di : http://geospasial.bnpb.go.id/
2. Klik kolom Peta Dasar -  Indeks Peta Skala 1 : 250.000


3. Akan muncul grid/kotak sebagai link download
4. Klik salah satu kotak tersebut, sesuai wilayah yang ingin di download

Wednesday, 8 January 2014

Pan-Sharpening Landsat 8 Menggunakan ArcMap

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Landsat 8 memiliki 11 band. Diantaranya band Visible, Near Infrared (NIR), Short Wave Infrared (SWIR), Panchromatic dan Thermal. Lengkapnya sudah pernah saya bahas sebelumnya di Kombinasi Band untuk Landsat 8. Band 1,2,3,4,5,6,7 dan 9 mempunyai resolusi spasial 30 meter,  band 8 mempunyai resolusi spasial 15 meter, sementara band 10 dan 11 resolusi spasialnya 100 meter.

Untuk memaksimalkan data Landsat 8, penggabungan antara resolusi 30 meter menjadi 15 meter sangatlah bermanfaat. Terutama untuk mempertajam obyek dalam melakukan analisis visual. Ini yang sering disebut proses Pan-Sharpening. Pada umumnya proses ini sering dilakukan di software Remote Sensing seperti ERDAS, ENVI atau Er Mapper. Bagi yang tak mempunyai software tersebut tak perlu risau dan kawatir. Karena proses ini bisa dilakukan di ArcGIS.

Sebagai contoh, saya melakukan pan-sharpening Landsat 8 untuk sebagian wilayah papua. Berikut caranya:
1. Buka ArcMap. Buka ArcToolBoox - Data Management Tools - Raster - Raster Processing - Create Pan-sharpened Raster Dataset

2. Dalam kotak dialog ini perhatikan beberapa hal berikut :

P O P U L A R